Abi Hasan Mu’an,SH,.MH., ” Yakin Dengan Apa Yang Telah Saya Kerjakan Pasti Bermanfaat Untuk Umat “

Selasa, 2 Oktober 2018 | 10:36 pm | 11501 Views

“ Keberpihakan Dan Konsistensi Dalam Memperjuangkan Masyarakat Lemah Menjadikan Abi Hasan Mu’an Sosok Yang Akrab Dengan Aktifis Mahasiswa, Advokat Pejuang, Akademisi, Petani, Buruh, Pedagang Dan Nelayan “

 

 

Mendengar Nama Abi hasan Mu’an tentu sudah tidak asing sebab, Sosok kritis dan hobi membaca ini, memiliki sejumlah pengalaman organisasi. Beberapa organisasi besar dan diperhitungkan secara nasional Kematangan intelektual, sikap kritis, keberpihakan kepada masyarakat lemah menjadikannya salah satu tokoh reformasi yang populer di Lampung. Baginya atas dasar kebenaran kita harus berjuang meskipun dalam gelap.

 

Bakat kepemimpinan Abi Hasan Mu’an dimulai sejak duduk di SMA dan semakin matang saat melanjutkan di Perguruan Tinggi terbukti Jabatan Strategis sejumlah Organisasi Pernah di pegangnya mulai sebagai Ketua Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  Cabang Bandar Lampung, Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Cabang Bandar Lampung dan Sekretaris Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung.

 

Selain memberikan bantuan hukum Cuma-Cuma ( Gratis Tanpa di pungut Biaya –red), LBH Bandar Lampung juga aktif dalam memberikan pendidikan hukum dan politik kepada masyarakat, pengorganisasian dan penguatan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat memiliki kemandirian dalam memperjuangkan hak-hak mereka.

 

Pengalaman dan kematangan Abi Hasan Mu’an menjadi rujukan bagi aktifis mahasiswa, aktifis Non Government Organization (Organisasi Non Pemerintah –red)  utamanya terkait dengan penegakan hukum, keadilan, demokrasi dan Ham. Sehingga seringkali diminta menjadi narasumber diberbagai kegiatan baik diskusi, seminar, workshop, dll.

 

Bagi Abi Hasan Mu’an amanah kepemimpinan yang diberikan kepadanya merupakan kesempatan untuk menghadirkan kebaikan bagi organisasi dan masyarakat luas. Hal ini dibuktikannya ketika menjabat sebagai direktur yayasan bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) – LBH Bandar Lampung tahun 1997 sampai 2000 pada masa itu pemerintah dibawah rezim Orde Baru begitu represif segala sesuatu yang bertentangan dengan pemerintah dianggap sebgai pembangkangan.

 

Protes-kritik kepada pemerintah disambut dengan penangkapan bahkan penghilangan paksa, keberanian dan kematangan intelektual Abi Hasan Mu’an selaras dengan situasi dan kondisi saat itu. Amanah sebagai direktur LBH Bandar Lampung dituntut mampu menjadi motor penggerak dalam memperjuangkan penegakan hukum, demokrasi dan HAM.

 

Bersama dengan pengurus LBH Bandar Lampung lainnya mampu menghantarkan LBH Bandar Lampung menemui eksistensi dan menjadi organisasi bantuan hukum yang diperhitungkan pemerintah. Di bawah tekanan pemerintah orde baru, LBH Bandar Lampung justu menjadi pusat perjuangan dalam membela hak-hak rakyat, menegakkan demokrasi dan HAM. LBH Bandar Lampung menjadi rumah perjuangan dan tempat berkumpulnya kelompok-kelompok kritis mulai dari dosen, aktivis mahasiswa, advokat, aktivis petani, aktivis buruh dan aktivis partai.

 

LBH Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Abi Hasan Mu’an telah membantu banyak masyarakat yang berhadapan dengan persoalan hukum dan keadilan. Misalkan saja dalam sengketa pertanahan: gagasan membentuk tim-13 pada tahun 1998 didorong oleh LBH Bandar Lampung. Pembentukan tim-13 ditunjukan sebagai mediasi alternative dalam penyelesaian sengketa pertanahan di Lampung.

 

Tim-13 melibatkan unsur pemerintah, LBH Bandar Lampung, DPRD Lampung, Advokat, Akademisi dan Media Massa. Dengan merujuk dengan pengalaman LBH Bandar Lampung dalam penyelesaian sengketa pertanahan, tim-13 mampu menyelesaikan masalah sengketa pertanahan di Lampung yakni pada tahun 2000 sebanyak 8 kasus dan tahun 2001-2002 sebanyak 9 kasus, kini ribuan korban petani dapat menikmati kembali tanah mereka.

 

Pembelaan tidak hanya sebatas pada petani, pendampingan terhadap mahasiswa aktifis, aktifis partai, petambak udang dipasena, perburuhan dan korban talangsari menjadi angenda rutin Abi Hasan Mu’an selama memimpin LBH Bandar Lampung. Perjuangan membela kaum lemah ditunjukkan kembali pada saat Abi Hasan Mu’an Hal ini yang dirasakan oleh pedagang pasar Way Halim dan organisasi ikatan pengemudi angkutan kota Bandar Lampung (IPAKOBAL). Tahun 2004 pemerintah Kota Bandar Lampung berencana merenovasi pasar way halim dengan alsan kumuh. Rencana ini mendapat penolakan dari pedangan pasar way halim dengan alasan HGB masih berlaku 6 tahun lagi.

 

Dengan mandat yang diberikan dari pedagang pasar way halim kepada Partai Golkar. Partai Golkar Kota Bandar Lampung di bawah komando Abi Hasan Mu’an berupaya dengan kekuatan politik dan lobi dapat meyakinkan pihak pemkot untuk menghentikan meronovasi pasar way halim. Sementara mengenai kekumuhan pasar tersebut diserahkan dengan kepada pedagang pasar untuk mengatasinya.

 

Di bawah kepemimpinannya, LBH Bandar Lampung menginisiasi sejumlah organisasi rakyat seperti; Dewan Rakyat Lampung, Komite SMALAM, KPP HAM. Dalam melakukan pendampingan dan kampanye Abi Hasan Mu’an kerap kali berdiskusi dengan sejumlah tokoh nasional antara lain: pendiri dan dewan Pembina yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) alm. Dr. Adnan Buyung Nasution, pendiri Kontras alm. Munir, mantan ketua YLBHI: dr. Bambang Widjoyanto.

 

Dibawah tekanan rezim orde baru, memperjuangkan penegakan hukum dan keadilan bagi masyarakat lemah tentunya memiliki resiko. Intimidasi dan terror menjadi cara yang digunakan oleh pemerintah untuk melemahkan kelompok masyarakat kritis. Hal ini juga dialami oleh Abi Hasan Mu’an, selain terror dan intimidasi sikap kritisnya membuat Abi Hasan Mu’an  tidak lulus Litsus (penelitian Khusus) sebagai syarat utama menjadi advokat. (TIM)

 

 

Profil Perjalanan Riwayat Hidup Tokoh

Abi Hasan Mu’an, SH. MH.

Tempat tanggal Lahir di Bandar Lampung 5 Desember 1966.

Sekolah Dasar Negri  31 Durian Payung

Sekolah Menengah Pertama Negri  5 Gotong Royong

Sekolah Menengah Atas Negri  2 Gotong Royong.

S1 Universitas Lampung  Fakultas Hukum  

S2 Universitas Lampung

 

 

Pengalaman Organisasi Tokoh

  1. Wakil ketua bidang organisasi dan daerah DPD PG Provinsi Lampung 2015-2020
  2. Wakil ketua bidang pembelaan profesi advokat dewan pimpinan nasional (DPN)
  3. Ketua Perhimpunan advokat Indonesia (PERADI)Cabang Bandar Lampung 2008-2012 dan 2012-2016
  4. Sekretaris himpunan kerukunan tani Indonesia Provinsi Lampung periode 2008-2013
  5. Ketua DPD Partai Golkar Bandar Lampung peiode 2004-2009
  6. Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung 1997-2000
  7. Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bandar lampung 1992-1993
  8. Ketua badan perwakilan mahasiswa (BPM) Fakultas Hukum Unila 1988-1989

 

Related Post

Leave a Reply

linked in share button