class="post-template-default single single-post postid-2887 single-format-standard">

EDY SUDRAJAT “SAYA ANAK DESA, YANG MAJU SEBAGAI ANGGOTA LEGISLATIF DAN SIAP MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DESA

Rabu, 12 Desember 2018 | 8:12 am | 1951 Views

internlampungnews.com – BANDAR LAMPUNG, selama hampir tiga bulan pasca disahkan DCT (Daftar Calon Tetap, Red) Para kandidat calon legislatif diketahui muncul tokoh wajah lama dan wajah baru.

 

Begitu juga status Profesi dari para calon anggota legislatif yang nantinya bertarung memperebutkan kursi menuju Gedung DPRD Provinsi Lampung ini ada yang dari kalangan pengusaha, Tokoh masyarakat, Dari berbagai Organisasi, Ulama dan Pensiunan ASN tetapi Ada satu hal yang Unik dari Pemilihan Legislatif 17 April 2019 Mendatang.

 

Menariknya, muncul seorang Sosok tokoh dari kalangan Anak Desa yang siap berjuang maju untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung.

 

Calon Nomor Urut 3 Edy Sudrajat, Salah satu calon legislatif DPRD Provinsi Lampung Dapil-III dari Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, dan Kota Metro.

Saat internlampungnews.com menemui Edi Sudrajat di kediamannya, nampak sosok tokoh ini penuh kesederhanaan dan bersahaja, dalam pembicaraan ia sangat optimis untuk maju sebagai kandidat Calon legeslatif serta akan mengabdikan dirinya untuk rakyat jika terpilih nantinya.

 

Membuka obrolan beliau mengatakan bahwa” secara pribadi saya mengucapkan banyak terimakasih saya kepada seluruh keluarga besar yang telah mendoakan dan membantu saya, begitu juga kepada Seluruh masyarakat Kota Metro,Pesawaran dan Pringsewu.

“Saya Mohon doa restu dan pilihannya dalam majunya saya sebagai calon Legeslatif Provinsi lampung ” ujar Calon legislatif dari Partai PKB bernomor urut 3 ini krpada Internlampungnews.com. 

 

Pria yang akrab di sapa Bang Edi ini berkisah ” Saya ini anak desa, berangkat dari situlah muncul sebuah keinginan untuk memperjuangkan memajukan masyarakat desa lebih sejahtera” Paparnya Selasa (11/12).

 

Selain itu juga, Edy pun optimis kedepannya siap mengawal masyarakat Pesawaran, Pringsewu, dan Kota Metro.

“Waktunya kita mengabdi dan berbuat untuk masyarakat, bukan sekadar basa basi untuk 5 tahun sekali” tutupnya.(Intern3)

 

Related Post

Leave a Reply

linked in share button