class="post-template-default single single-post postid-3766 single-format-standard">

KRONOLOGIS PENANGKAPAN KHAMAMIK “DI AWALI DARI PENANGKAPAN ADIK SANG BUPATI”

Jumat, 25 Januari 2019 | 1:03 am | 3628 Views

 

 

internlampungnews.com – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kronologi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di tiga lokasi di Lampung, Rabu (23/1/2019) kemarin. Salah satu dari tiga lokasi itu, ikut terciduk, Bupati Mesuji periode 2017-2022 Khamami.

 

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menjelaskan, OTT pertama timnya dilakukan terhadap adik Khamami, Taufik Hidayat. Sang adik diamankan sekitar pukul 15.00 WIB di depan toko ban di Lampung Tengah.

 

Penangkapan Taufik Hidayat, berdasarkan informasi dan hasil pemantauan tim KPK di lapangan. “Dari lokasi tim mengamankan uang sebesar Rp1,28 miliar dalam pecahan Rp100.000 ribu yang dimasukkan ke dalam kotak kardus air mineral,” katanya dalam keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

 

Di lokasi yang sama, Basaria menambahkan, tim juga mengamankan Mai Darmawan. Rekan Taufik Hidayat itu merupakan pihak swasta.

 

Dia menjelaskan, Mai Darmawan dan Kardinal, yang juga dari pihak swasta, sebelumnya membawa uang Sibron Azis, pemilih PT Jasa Pramix Nusantara (JPN) dari Bandar Lampung ke tempat Taufik Hidayat di Lampung Tengah.

 

“Uang dititipkan di toko Ban menunggu TH datang ke toko Ban dan kemudian uang dipindahkan ke bagasi mobil merah,” ujar Basaria.

 

Tim kemudian bergerak ke Jalan Bandar Jaya, Lampung Tengah sekitar pukul 15.30 WIB. Di lokasi diamankan Kardinal, yang juga dari swasta. Dia adalah perantara Sibron Azis.

 

Pada pukul 15.50 WIB, dia menjelaskan, tim lainnya bergerak ke kantor milik Sibron Azis di Jalan Harun III Tanjung Karang Timur. Di situlah Sibron Azis dan dua staf keuangan juga ikut diamankan KPK.

 

“Pada Kamis (24/1) sekitar pukul 01.00 dini hari, tim menuju ke rumah dinas bupati dan mengamankan KHM (Khamami), bupati Mesuji,” kata Basaria.

 

Pada pukul 06.00 WIB, tim mengamankan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Wawan Suhendra. Dia ditangkap di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mesuji.

 

“Secara keseluruhan KPK mengamankan total 11 orang di tiga lokasi di Kota Bandar Lampung, Lampung Tengah dan Mesuji,” ujar Basaria. (intern6)

Related Post

Leave a Reply

linked in share button