class="post-template-default single single-post postid-3045 single-format-standard">

LURAH DESA SUMBER REJO WAY BEKARANG DI PERIKSA DI POLDA, TERSANGKA TIDAK DI TAHAN, PIHAK POLDA LAMPUNG MENDADAK IRIT KETERANGAN

Kamis, 20 Desember 2018 | 12:18 am | 21160 Views

internlampungnews.com – Bandarlampung, Meski teka teki bagaimana kelanjutan pencari keadilan Hukum Hi.swardi Ibrahim yang telah melaporkan Kaderi Lurah Desa Sumber rejo way bekarang Kecamatan Waway karya Kabupaten Lampung Timur yang di duga melakukan pemalsuan surat tanah akhirnya berlanjut.

 

Meski sudah sempat di periksa selaku tersangka tetapi ternyata pihak kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap Kaderi selaku tersangka.

 

Bahkan Polda lampung terkesan masih merahasiakan alasan tidak ditahannya tersangka pemalsu surat Atas nama Kaderi, Kepala Desa Sumber Rejo, Kecamatan Way Berkarang, Kabupaten Lampung Timur, berdasarkan informasi yang diterima internlampungnews.com pihak kepolisian telah menjerat tersangka dengan pasal 263 ayat 1 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun.

 

Hasil pantauan Tersangka Kaderi diperiksa di ruang sudit I unit I Polda lampung selama kurang lebih empat jam dari Pukul 13.00 hingga 17.00 Wib di Mapolda Lampung, Rabu (19/12/2018). Berdasarkan informasi yang di dapat tersangka tiba di Mapolda Lampung, nampak Kaderi didampingi oleh beberapa keluarganya.

 

Sementara, pemeriksaan tersangka dijadwalkan (14/12/2018), akan tetapi agenda pemeriksaan gagal dilakukan karena tersangka mengaku ada kendala untuk tidak memenuhi panggilan polisi sebagai tersangka. Sehingga tersangka baru diperiksa hari ini (Red.Rabu, 19/12/2018) untuk menerangkan perbuatannya yang sudah merugikan banyak korban, diantaranya korban Jeni, dan Swardi Ibrahim mencapai Rp 80-an miliar.

 

Terkait tidak di tahannya tersangka Saat di konfirmasi  David Sihombing kuasa hukum Swardi Ibrahim mengatakan ” pihak kami belum memiliki bukti apakah benar tersangka tidak di tahan tapi kami sudah mendengar hal tersebut. Mengenai alasan mengapa tersangka tidak ditahan, dirinya esok hari akan menanyakan kasus itu ke Polda Lampung.

 

Lebih lanjut David Sihombing menjelaskan “Jika tidak ditahan, mustahil juga, karena kasus itu ada kaitannya dengan uang negara, malah bisa bahaya, karena surat-surat yang diduga dipalsukan mencapai seratusan.

 

“karena satu surat saja dipalsu biasanya ditahan, itu sudah terduga perbuatan berlanjut Pemalsuan dan jika tersangka tidak di tahan hanya karna ada saudara kaderi di polda itu sungguh aneh” papar David.

 

Akan tetapi pihak kami , masih yakin dengan ke profesionalan pihak kepolisian di Polda Lampung, karena mustahil sebesar Polda Lampung dimainkan hanya sekedar lurah
“Meskipun ada keluarga tersangka polisi, namun korban juga harus dipikirkan” tutup David.

 

Saat internlampungnews.com menghubungi pihak Dir.Reskrimum dan pihak Humas Polda lampung tidak memberi keterangan apa pun terkait tidak di tahannya Kaderi lurah Desa Sumber rejo way bekarang  Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung timur hingga berita ini di turunkan.
(Intern1)

Related Post

Leave a Reply

linked in share button