class="post-template-default single single-post postid-4419 single-format-standard">

Setelah 41 Hari Perawatan,Tenaga Honorer RSDKT Bandar Lampung Ini Meninggal Dunia

Selasa, 9 Juli 2019 | 7:37 pm | 3758 Views

 

 

internlampungnews.com – Bandarlampung, Ratusan pelayat nampak hilir mudik di rumah duka Nilan Oktavia salah satu korban kebocoran tabung gas 3 Kg. Menerima wartawan media ini Nampak raut wajah Duka yang cukup mendalam yang di alami Dhery Dezovi Suami almarhumah yang juga menjadi korban.

 

Untung tak dapat di raih musibah tak dapat ditolak “Niat rencana untuk berbuka bersama dengan keluarga berubah menjadi acara berduka di sebabkan bocornya tabung gas 3 kg” Kata Dhery Dezovi (38) Suami Nilan Ibu 2 anak korban kebocoran Tabung Gas 3Kg saat di wawancara secara exlusive oleh internlampungnews.com Selasa 9/7/2019.

 

 

Sebelum meninggal istri saya sempat mengalami perawatan selama 41 hari di dua Rumah sakit swasta di bandarlampung. 21 hari di RS DKT dan 20 hari di RS Imanuel Puncaknya beberapa hari yang lalu istri saya sempat kritis akibat luka bakar, yang pada akhirnya nyawa istri saya tak tertolong. 

Di ketahui Nilan Oktavia ibu 2 anak ini sehari harinya bekerja sebagai Tenaga honorer di Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (DKT) kota Bandar Lampung ini merupakan salah satu dari 5 korban luka bakar 90% dampak dari kebocoran tabung gas elpiji 3 Kg.

 

Masih lekat dalam ingatan Dheri Dezovi yang menceritakan kronologi secara detail kepada wartawan media ini Berawal saat hendak memasak untuk mengadakan acara buka bersama pada 27 Mei 2019 yang lalu, “pada saat hendak memasak untuk buka bersama ternyata gas habis sehingga saya berinisiatif untuk membeli isi ulang gas 3 kg di warung dekat kediaman rumah saya” cerita Dhery.

 

Foto Keluarga Dhery Dezovi Sebelum kejadian

 

 

Sesampainya saya di rumah dari warung membeli tabung gas 3 kg istri saya langsung memasang tabung gas yang baru saya beli di warung guna melanjutkan masaknya, pada saat memasang tabung gas 3 kg ternyata kenop tabung gas mengalami kerusakan an.

 

Terdengar jelas pada saat itu tabung tersebut Ngejos (keluar suara bocor – Red) setelah diperiksa ternyata  knop tabung gas yang baru saja di belinya mengalami kerusakan sehingga mengalami kebocoran dibarengi bau menyengat lalu pada saat itu tabung gas kami bawa keluar ke samping rumah yang kebetulan ada bak mandi plastik yang berisi air.

Tabung yang mengalami kerusakan tersebut lalu kami rendam di bak mandi plastik berisi air.  Tiba-tiba entah dari mana datangnya api yang kemudian menyambar tabung gas rusak tersebut sehingga menimbulkan semburan api yang cukup besar.

 

Keadaan Korban kebocoran Tabung Gas 3 Kg saat dalam perawatan yang pada akhirnya meninggal Dunia

 

Dalam hitungan detik api menyembur kemana mana-mana sehingga tidak hanya mengakibatkan terbakarnya dapur rumah tapi juga luka luka bakar pada keluarga saya dan tetangga sebelah yang juga mengalami luka bakar dampak dari kebocoran tabung gas tersebut.

“Dalam keadaan mengalami luka bakar saat itu saya masih ingat betul istri saya secara refleks dalam keadaan panik membawa anak saya ke rumah sakit DKT menggunakan angkot.

 

Saya saat itu belum tahu bagaimana keadaan istri saya yang membawa anak saya ke rumah sakit DKT sebab saya juga dalam keadaan panik memadamkan api yang telah melalap dapur yang tentu saya berpikir saat bisa saja api melalap rumah rumah tetangga jika tidak dipadamkan karena di lingkungan rumah kami cukup padat pemukiman.

 

Jenazah Nilan Oktavia saat di Shalatkan sebelum di makamkan

 

Saat memadamkan api saya sendiri dalam keadaan setengah sadar sebab saya pun mengalami luka bakar yang cukup serius di bagian kedua tangan kedua kaki sehingga saya pun mengalami dehidrasi yang pada saat itu kan saya sedang menjalankan ibadah puasa.

 

Saya tahu keadaan istri yang keadaannya paling parah mengalami luka bakar setelah saya sudah di rumah sakit DKT untuk dirawat” Ungkap Dhery Dezovi.

 

Satu hal yang paling saya ingat meski almh dalam keadaan seperti itu tetapi dirinya tetap tegar dengan keadaanya bahkan dirinya selalu mengingatkan “jaga anak anak perhatikan Ira (anak bungsu – red) makannya di siapin sebab dia nggak mau makan kalo nggak di suap, ayah makannya di jaga jangan sampai sakit, saya sudah nggak kuat iklaskan saya jika saya menghadap Allah lebih dulu ” katanya dengan mata berkaca kaca (intern/1)

 

 

Related Post

Leave a Reply

linked in share button