Umarsyah HS Mengajak Masyarakat Lampung “ Mari Sukseskan Program Budidaya Jagung Nasional “

Sabtu, 1 September 2018 | 6:09 am | 1465 Views

internlampungnews.com – Bandar Lampung, Guna mendukung program pemerintah untuk meningkatkan Program Pangan Nasional Kementrian Pertanian melakukan kerjasama dengan PBNU yang tujuannya dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.

Dalam Kerangka tersebut PBNU melakukan kegiatan tanam Perdana serentak seluruh Indonesia periode masa tanam kedua sesuai hasil rapat tim pelaksana program budidaya jagung nasional 2018 ditetapkan di Provinsi Lampung tepatnya di kabupaten Pringsewu Pada (4/9/2018).

Dalam kegiatan yang bertema “Peran Serta PBNU dalam mewujudkan Nawacita  dan pemberdayaan umat melalui program pertanian kedaulatan pangan nasional” juga menghadirkan Prof.Dr.KH. Said Aqil Siroj, M.A (Ketua Umum PBNU), Dr. Ir. H.Andi  Amran Sulaiman, MP (Mentri Pertanian Ri), Eko Putro Sandjojo,BEE.,MBA (Mentri Desa Pembangunan Daerah), Reni Soemamo (BUMN RI), Fadel Muhammad (Ketua Dewan Jagung Nasional).

Dalam Surat Edaran yang dikeluarkan PBNU No : 3084/B.II.07/08.2018 yang ditanda tangani ketua Umarsyah.HS. Mengajak  dan merangkul semua lapisan masyarakat serta Stakeholder mitra Program Budi DayaJagung PBNU – Kementrian Pertanian RI untuk mensukseskan dan menghadiri kegiatan ini.

Mengutip Kalimat Umarsyah HS di halaman media Sosial Facebook ia mengatakan “ Syukur Alhamdulillah Kegiatan program budidaya jagung nasional insya allah di gelar pada 4/9/2018 di kabupaten Pringsewu saya meminta dukungan serta doa saudara saudara sekalian agar program pembedayaan ekonomi ke umatan dapat fokus guna pengembangan pertanian di Bumi Ruwa jurai ini “ Katanya

“ Saya mewakili PBNU, mengajak kerjasama antara Kementerian UMKM dalam hal ini LPDB-KUMKM untuk masuk menangani persoalan Pertanian dengan melakukan pembelian hasil pertanian dari petani hingga masuk ke dryer “ ungkap Ketua Tim Swasembada Pangan PBNU itu.

“LPDB-KUMKM masuk dalam rangka support modal, Langkah selanjutnya menyiapkan gudang-gudang, dimana Bulog akan MoU dengan PBNU. Lalu pengadaan Silo penampungan jagung kapasitas 6 bulan,” Pembelian Silo penampungan jagung sementara ini costnya sangat tinggi Sehingga taktisnya, dengan menggunakan dana bergulir dari LPDB-KUMKM “ ujarnya

Lebih Lanjut  beliau menjelaskan bahwa  “program ini tentu tidak turun begitu saja,  PBNU sebagai pelaku utama nasional diharapkan bersama Tim Kerja dapat maksimal agar program ini dapat menyentuh semua lapisan masyarakat  agar program-program pemerintah yang digulirkan dapat sesuai seperti yang kita harapkan  dalam kesempatan ini Saya  mememinta doa kepada saudara – saudara sekalian agar program pemberdayaan ekonomi ke umatan dan fokus pengembangan pertanian di lampung mencapai target yang kita inginkan Amin. “ Pungkasnya  (intern1)

 

Related Post

Leave a Reply

linked in share button